jurnal ilmiah

Hasil penelitian dalam disiplin ilmu tertentu biasanya diterbitkan dalam bentuk jurnal ilmiah. Pembuatan jurnal ilmiah harus disusun berdasar prinsip akademik dan hanya membahas satu bidang tertentu. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan diulas secara lengkap mengenai pengertian dan fungsi jurnal ilmiah.

Pengertian Jurnal Ilmiah Menurut Para Ahli

Sesuai namanya jurnal ilmiah tentu harus berpedoman pada sejumlah prinsip ilmiah. Oleh sebab itu, jurnal ilmiah sering didefinisikan sebagai kumpulan dari artikel ilmiah yang secara reguler dipublikasikan untuk menyebarkan informasi mengenai hasil penelitian yang berkaitan dengan disiplin ilmu tertentu.

Selain memiliki judul yang spesifik terkait dengan hasil penelitian biasanya jurnal ilmiah berisi hasil penelitian yang berbeda dengan asumsi yang sudah banyak beredar di masyarakat. Bukan hanya itu saja, ada pula jurnal ilmiah yang menampilkan berbagai data baru untuk memperkaya literatur akademik.

pengertian dan fungsi jurnal ilmiah

Menurut beberapa ahli, pengertian dan fungsi jurnal ilmiah diantaranya seperti berikut ini:

1. Marusic

Menurut Marusic pengertian jurnal ilmiah adalah kumpulan informasi tentang hasil penelitian terbaru dengan didukung oleh berbagai data yang kuat dan tersusun secara komprehensif. Selain itu, jurnal ilmiah memiliki tujuan untuk membuktikan bahwa hasil dari penelitian memang reliable.

2. Eko Susilo M

Eko Susilo M mendefinisikan jurnal ilmiah sebagai tulisan yang sesuai dengan sifat keilmuan dari sebuah bidang ilmu tertentu. Jurnal ilmiah disusun dari hasil pengamatan, penelitian serta peninjauan dengan menggunakan metode tertentu.

Metode yang digunakan untuk proses penyusunan jurnal ilmiah juga harus tetap memperhatikan sistematika dan tata cara penulisan yang baik. Tentunya jurnal ilmiah juga harus bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah sehingga akan terjadi proses edukasi yang baik di masyarakat.

3. Hery Firman

Jurnal ilmiah menurut Hery Firman adalah laporan tertulis yang kemudian dipublikasikan sesuai dengan hasil penelitian yang sudah selesai dilakukan. Penulisan jurnal ilmiah juga harus memperhatikan berbagai kaidah serta etika dari keilmuan yang diberlakukan dalam bidang ilmu tersebut.

4. Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadi

Pengertian jurnal ilmiah menurut Drs Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadi adalah serangkaian tulisan yang proses pembuatannya berdasar pada hasil penelitian.

Jurnal ilmiah disusun secara sistematis sesuai dengan metodologi ilmiah. Setelah menjadi sebuah jurnal ilmiah, hasil penelitian tersebut diharapkan bisa bermanfaat untuk mencapai tujuan dan fungsinya yaitu mendapat jawaban dari suatu masalah secara ilmiah.

Fungsi Jurnal Ilmiah

Pengertian dan fungsi jurnal ilmiah memiliki keterkaitan yang erat, pada dasarnya fungsi dari jurnal ilmiah itu terdiri dari 4 fungsi, yaitu:

1. Registration

Fungsi jurnal ilmiah yang satu ini berguna untuk mempublikasikan hak cipta dari sebuah ide sehingga bisa membangun penulis untuk menjadi pribadi yang mampu berpikir kreatif. Sebuah jurnal ilmiah harus dipastikan dapat menghormati kepemilikan ide.

Fungsi registration ini juga membuat sebuah jurnal ilmiah tidak boleh terlalu ditunda proses publikasinya. Hal tersebut bertujuan agar mengurangi kemungkinan atau peluang pencurian hak cipta yang dilakukan oleh penulis lain.

2. Dissemination

Fungsi dissemination sering juga dikenal dengan sebutan fungsi akses. Fungsi jurnal ilmiah yang satu ini adalah untuk menyampaikan informasi yang berasal dari peneliti ke pihak-pihak yang mencari informasi terkait dengan topik yang dibahas dalam sebuah jurnal ilmiah.

Ketersediaan akses mengkomunikasikan hasil penelitian ke banyak pihak (masyarakat) akan membuat jurnal ilmiah semakin bermanfaat. Oleh sebab itu dibutuhkan sistem pendistribusian konten dan salinan cetak jurnal ilmiah yang bagus.

Untungnya di zaman yang modern seperti saat ini proses distribusi jurnal ilmiah semakin mudah berkat adanya teknologi dalam hal ini internet. Namun tetap dibutuhkan situs web yang bisa bekerja secara efisien agar masyarakat bisa lebih mudah dalam mengakses jurnal ilmiah.

3. Certification

Fungsi jurnal ilmiah berikutnya adalah certification yaitu fungsi yang bertugas untuk menentukan kualitas dari jurnal ilmiah selanjutnya. Fungsi ini juga bisa diartikan sebagai tanda persetujuan yang melambangkan adanya kontrol kualitas yang dilakukan dengan cara peer review.

Jurnal ilmiah wajib memberikan informasi ilmiah yang sesuai dengan kaidah, kriteria dan kualitas. Fungsi certification ini akan bisa melindungi para pembaca dan penulis jurnal ilmiah. Dengan demikian, jurnal ilmiah bisa dipastikan bukan suatu hal yang bersifat penipuan atau yang bersifat tidak berguna.

4. Archival Record

Fungsi archival record pada jurnal ilmiah adalah untuk menjaga dan menjadikan sebuah jurnal ilmiah seperti arsip ilmu pengetahuan. Fungsi archival record ini menghasilkan sistem penyimpanan jurnal ilmiah yang sudah dipublikasikan.

Sistem penyimpanan yang sesuai dengan fungsi archival record ini akan berlangsung secara permanen. Hal tersebut bertujuan agar pihak-pihak yang membutuhkan informasi terkait dengan hasil penelitian dalam sebuah jurnal ilmiah akan selalu bisa mengakses jurnal-jurnal ilmiah yang sudah terpublikasi itu.

Sekian artikel dari beritauma terkait pengertian dan fungsi jurnal ilmiah. Semoga dapat memberikan pengetahuan baru bagi kita bersama.

By copasalpha

Beritauma adalah tempat untuk berbagi informasi dan tutorial untuk bersama selain itu juga memberikan info seminar baik seminar gratis atau seminar berbayar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *