tips menyusun skripsi

Mahasiswa akan resmi mendapat gelar sarjana setelah menyelesaikan tugas akhir atau yang juga dikenal dengan sebutan skripsi. Biasanya skripsi menjadi beban berat bagi mahasiswa tingkat akhir. Hal itulah yang terkadang membuat mereka sulit menyelesaikannya dalam jangka waktu 1 semester.

Salah satu kunci menyelesaikan skripsi hanya dalam jangka waktu 1 semester adalah rajin. Anda juga perlu tahu strategi yang tepat dalam mengerjakan skripsi seperti beberapa tips menyusun skripsi yang akan diulas secara lengkap berikut ini.

Faktor yang Menyebabkan Terjadinya Kendala dalam Menyusun Skripsi

Kendala dalam menyusun skripsi biasanya disebabkan karena dua faktor, yaitu faktor eksternal dan faktor internal.

1. Faktor Eksternal

Kendala yang termasuk ke dalam faktor eksternal biasanya berasal dari lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan dosen pembimbing. Seorang dosen pembimbing yang sibuk tentu akan membuat dosen tersebut susah untuk ditemui.

Jika dosen pembimbing susah ditemui maka akan menghasilkan masalah baru yaitu Anda menjadi malas untuk melanjutkan proses penyusunan skripsi. Oleh sebab itu Anda harus cerdas dalam menyiasati segala permasalahan ketika sedang menyusun skripsi.

2. Faktor Internal

Kendala lainnya yang biasanya akan dihadapi oleh seorang mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi adalah faktor internal. Biasanya faktor internal ini disebabkan karena munculnya rasa malas untuk mulai menyusun skripsi.

Jika rasa malas sudah mulai muncul, Anda perlu ingat bahwa kuliah itu tidak gratis dan orang tua Anda sudah mengeluarkan biaya yang cukup besar. Oleh sebab itu, untuk meringankan beban orang tua sebaiknya Anda perlu lulus lebih cepat.

Selain itu pikirkan juga masa depan Anda, semakin lama Anda lulus maka kesempatan kerja juga akan semakin sempit. Persaingan kerja tiap tahunnya semakin ketat sebab tiap tahun akan semakin bertambah jumlah sarjana di Indonesia yang melamar pekerjaan.

Tips Menyusun Skripsi

1. Coba Beradaptasi dengan Karakter Dosen Pembimbing

Setiap mahasiswa yang akan menyusun skripsi pasti akan mendapatkan dosen pembimbing. Namun tentunya Anda tidak bisa memilih dosen yang akan menjadi pembimbing skripsi. Jika Anda sudah mengetahui siapa dosen pembimbing Anda, maka cobalah untuk beradaptasi dengan karakternya.

Cobalah untuk mendekati dosen pembimbing dan jelaskan apa saja yang menjadi keinginan Anda terkait dengan skripsi yang akan Anda buat itu. Setidaknya cara ini bisa membuka pintu komunikasi sehingga pembicaraan antara Anda dengan dosen pembimbing terkait skripsi tersebut akan lebih lancar.

Selain itu, sebaiknya Anda juga perlu membaca skripsi mahasiswa terdahulu yang pernah dibimbing oleh dosen Anda. Cara seperti itu setidaknya akan membuat Anda mendapat gambaran seperti apa gaya penulisan yang sesuai dengan keinginan dosen pembimbing Anda.

2. Segera Tentukan Judul Skripsi

menentukan judul skripsi

Cukup banyak mahasiswa yang sering bimbang dalam menentukan judul atau tema skripsi. Tidak jarang mereka membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan hanya untuk menentukan judul skripsi. Padahal judul atau tema skripsi itu sebenarnya sangat banyak.

Perlu Anda ingat bahwa tidak akan ada judul atau tema skripsi yang mudah untuk dikerjakan. Semua judul skripsi pasti akan memiliki tingkat kerumitan masing-masing. Jadi, sebaiknya segera tentukan judul skripsi yang akan Anda ajukan agar bisa segera dikerjakan.

Salah satu cara termudah untuk mengerjakan skripsi adalah memilih judul yang memang sudah Anda pahami dan proses penelitiannya mudah dilakukan di sekitar Anda. Jika sudah seperti itu, maka Anda hanya perlu menambahkan metode penelitiannya saja.

3. Perbanyak Referensi Sesuai Judul Skripsi yang Akan Diajukan

Jika Anda sudah merasa menemukan judul atau tema skripsi yang pas, maka lanjutkan dengan memperbanyak referensi terkait dengan judul yang Anda pilih tersebut. Kumpulkan referensi minimal 20 jenis referensi.

Memperbanyak referensi sesuai dengan judul skripsi yang akan Anda ajukan akan membuat pengetahuan semakin bertambah. Selain itu, Anda juga akan lebih tenang dalam menghadapi sidang skripsi sebab Anda sudah menguasai materi yang Anda tulis dalam skripsi tersebut.

4. Pasang Target Menyelesaikan Skripsi

Memasang target dalam menyelesaikan sesuatu itu sangat diperlukan, termasuk dalam penyusunan skripsi. Jika sudah pasang target maka tips menyusun skripsi berikutnya adalah susun target tersebut dalam bentuk seperti jadwal.

Buat jadwal pengerjaan skripsi secara mingguan dan jangan lupa untuk mengatur jadwal konsultasi dengan dosen pembimbing. Usahakan untuk melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing ketika dosen tersebut sedang memiliki waktu luang yang cukup panjang.

5. Pastikan Memeriksa Teknik Penulisan Skripsi Sebelum Berkonsultasi dengan Dosen

Sebelum Anda berkonsultasi dengan dosen pembimbing, pastikan Anda sudah memeriksa teknik penulisan skripsi yang Anda buat. Biasanya dosen akan sangat jeli memeriksa kesalahan penulisan, footnote, istilah asing dalam skripsi dan lain sebagainya.

Cara seperti ini setidaknya membuat Anda tidak perlu terlalu banyak melakukan revisi. Biasanya revisi yang paling menghabiskan banyak waktu adalah revisi yang disebabkan kesalahan dalam teknik penulisan.

Saat Anda memeriksa ulang skripsi sebelum dikonsultasikan dengan dosen pembimbing pastikan bahwa Anda menempatkan diri sebagai pembaca. Bayangkan diri Anda itu adalah dosen yang sedang berusaha mengkoreksi skripsi.

Jika Anda menempatkan diri sebagai pembaca, maka Anda akan lebih mudah mengetahui kejanggalan, kesalahan dan juga berbagai hal yang perlu Anda tambahkan atau kurangi dalam skripsi tersebut. Hal seperti itu juga bisa mengurangi potensi Anda terkena banyak revisi dari dosen.

6. Jangan Tunda Mengerjakan Revisi

Jika dosen pembimbing Anda itu memberi revisi maka segera kerjakan revisi kalau bisa kerjakan pada hari itu juga. Menunda mengerjakan revisi hanya akan membuat Anda semakin malas mengerjakan skripsi.

Jangan pernah menunda mengerjakan revisi juga berlaku jika revisi Anda terlihat sedikit. Intinya jangan pernah malas dan merasa cepat puas dalam proses pengerjaan skripsi. Terkadang jumlah revisi yang sedikit bukan disebabkan karena skripsi Anda sudah benar.

Revisi yang sedikit bisa pula disebabkan karena pada waktu itu dosen pembimbing Anda terlalu lelah sehingga kurang konsentrasi. Bisa saja pada konsultasi berikutnya Anda akan mendapat revisi yang lebih banyak.

7. Miliki Motivasi agar Lebih Semangat dalam Mengerjakan Skripsi

Selain kerja keras, Anda juga membutuhkan motivasi. Motivasi untuk lebih cepat menyelesaikan skripsi itu bermacam-macam. Ada yang ingin segera menikah, mendapat pekerjaan untuk meringankan beban orang tua, melanjutkan pendidikan ke luar negeri dan masih banyak yang lainnya.

8. Biasakan Menulis Satu Paragraf Setiap Hari

Tips menyusun skripsi lainnya agar bisa lebih cepat selesai adalah dengan membiasakan diri untuk menulis skripsi setiap hari. Minimal Anda harus menulis satu paragraf setiap harinya, sehingga skripsi Anda itu tidak terbengkalai.

Tulis semua yang ada di pikiran Anda. Jangan terlalu berpikir tentang tanda baca, pemilihan kata yang baik dan benar, footnote dan lain sebagainya yang terkait dengan teknis penulisan.

Pastikan saja ide-ide Anda tersalurkan dalam tulisan agar tidak hilang. Baru setelah itu tata kembali tulisan agar lebih rapi dan sesuai dengan kaidah penulisan skripsi yang berlaku.

Intinya, pada saat mengerjakan skripsi itu Anda harus segera melakukannya. Jangan hanya memikirkannya saja, sebab skripsi tidak akan selesai hanya dalam pikiran. Bila perlu jauhkan segala benda yang membuat Anda menjadi tidak fokus pada skripsi, misal seperti smartphone.

 

By copasalpha

Beritauma adalah tempat untuk berbagi informasi dan tutorial untuk bersama selain itu juga memberikan info seminar baik seminar gratis atau seminar berbayar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *